PEKANBARU - Untuk mengantisipasi menjamurnya gelandangan dan pengemis di Kota Pekanbaru, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat agar tidak memberikan sumbangan kepada gelandangan ataupun pengemis dijalanan.
Imbauan ini disampaikan Plaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Junaedy, Rabu (21/1/2026).
"Kita tidak bosan-bosannya mengimbau masyarakat agar tidak memberikan sumbangan kepada gepeng ataupun manusian silver dijalan. Kita harapkan, masyarakat dapat menyalurkannya ke Baznas (Badan Amil Zakar Nasional) atau lembaga resmi lainnya," ujar Junaedy.
Junaedy mengungkapkan, beberapa waktu lalu, pihaknya menjaring pengemis yang mengenakan kostum badut. Dalam sehari, penghasilannya mencapai ratusan ribu.
"Kami menjaring orang yang berpakaian badut yang sempat viral. Jadi dalam satu jam setengah saja dia mendapatkan uang sebesar Rp240 ribu. Jadi kami kembali sampaikan kepada pengguna jalan agar tidak memberi uang kepada gepeng, pak ogah dan lainnya dipersimpangan lampu merah. Karena itu juga melanggar perda tentang ketertiban sosial," terang Junaedy.
"Karena kalau diberi, mereka makin menjamur, semakin enak dia, dan mereka pasti akan kembali lagi mengemis dijalanan. Jadi kita mengimbau agar masyarakat tidak memberikan sumbangan dijalanan. Salurkanlah ke lembaga-lembaga resmi,"
Tags
Pekanbaru
