PEKANBARU - Aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng) masih terlihat di sejumlah pusat keramaian pada momen Ramadan 1447 H. Mereka meminta belas kasihan kepada para pengunjung yang berdatangan ke pusat perbelanjaan.
Satu lokasi tujuan gepeng meminta belas kasihan adalah Simpang SKA Pekanbaru. Mereka bukan cuma meminta belas kasihan kepada para pengguna jalan.
Ada sejumlah pengemis menjadikan underpass Fly Over SKA sebagai tempat untuk mengemis. Mereka meminta minta kepada para pengunjung Mal SKA dan Living World yang melintas.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, dengan tegas melarang keberadaan gepeng di jalanan kota. Ia menyebut bahwa pemerintah kota tidak membenarkan keberadaan gepeng di jalanan.
"Yang sering meminta-minta di jalan, kami tidak benarkan itu," tegasnya.
Dirinya tidak menampik masih ads gepeng terlihat di jalanan kota. Ia menegaskan bahwa gepeng tidak boleh mengemis di jalanan.
"Kalau mengemis di jalanan bukan hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga membahayakan pengendara. Bisa saja menimbulkan kecelakaan," ungkapnya.
Agung memberi perintah kepada dinas terkait untuk segera menindaklanjuti keberadaan gepeng. Mereka harus mengambil langkah tegas dalam menindak gepeng.
"Jangan sampai ada lagi yang meminta minta di jalan, keberadaan mereka juga bisa memicu aksi kejahatan," terang Wali Kota.
Tags
Pekanbaru
